👤 Ustadz Fauzan ST, MA
📗 Matan Abu Syuja' | Kitab Thaharah
🔊 Kajian 04 | Macam - Macam Air Yang
Diperbolehkan Untuk Bersuci
⬇ Download Audio dan Transkrip
🌐 http://goo.gl/iWEn9a
~~~~~~~~~~~~~~~
بسم
اللّه الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله, أما بعد.
Para sahabat
Bimbingan Islam sekalian yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla, pada
halaqoh yang ke-4 ini kita akan membacakan Kitab Matan Abu Syuja', semoga Allāh
Subhānahu wa Ta'āla memberkahi dan memudahkan kita semua.
Berkata
Penulis ini, كِتَابُ الطّهَارَةِ
📖 AthThoharoh makna secara bahasa, dia
adalah annazhoofah (أَلنَّظَافَةُ), yaitu kebersihan. Dan secara istilah dia adalah
عِبَارَةٌ عَنْ رَفْعِ الْحَدَثِ وَ إِزَالَةِ النَّجَسِ
Proses
mengangkat hadats dan menghilangkan najis.
AlHadats
adalah sifat atau status pada diri seseorang yang menghalangi dari sholat dan
ibadah-ibadah yang lainnya yang disyaratkan pada ibadah tersebut thaharah.
Misalnya
seorang yang keluar angindari duburnya, maka statusnya dia berhadats dan
menghalanginya untuk melaksakan ibadah sholat sampai dia thaharah (berwudhu)
yang mengangkat hadats tersebut.
Dan
menghilangkan najis, najis adalah segala sesuatu zat yang kita diwajibkan
secara syariat secara syarah untuk bersuci darinya. Misalnya kotoran manusia,
seseorang yang terkena kotoran manusia, maka dia wajib untuk membersihkannya,
sebelum dia melaksanakan ibadah sholat.
Para sahabat
sekalian yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla, para ulama rahimahullāhu
Ta'āla memulai kitab fiqh mereka dimulai dengan pembahasan kitab thaharah,
karena kitab ini berkaitan dengan kitab Sholat, dimana sholat disyaratkan untuk
bersuci sebelum melaksanakan ibadah tersebut. Dan penulis disini memulai kitab
thaharah dengan menjelaskan tentang bermacam-macam jenis-jenis air yang bisa
digunakan untuk bersuci.
Berkata
Penulis rahimahuLLah:
الْمِيَاهُ الَّتِي يَجُوْزُ التَّطْهِيْرُ بِهَا سَبْعُ مِيَاهٍ
Bahwasanya
air yang diperbolehkan untuk digunakan dalam bersuci ada 7 macam;
1⃣ Yang pertama مَاءُ السَّمآءِ, Air langit yaitu air hujan.
Dalilnya adalah dalam surat AlAnfal 11. Allāh تعالى berfirman:
... وَيُنَزِّلُ عَلَيْكُم مِّنَ السَّمَاءِ مَاءً لِّيُطَهِّرَكُم بِهِ...
Dan Dia
Allāh Subhānahu wa Ta'āla menurunkan kepada kalian air dari langit, agar kalian
bersuci dengan nya.
2⃣ Kemudian yang
kedua وَمَاءِ الْبَحْرِ, yaitu air laut. Sebagaimana yang
disabdakan oleh Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam yang diriwayatkan
dalam asyhabu sunnah, Rasulullah bersabda tatkala ditanya tentang air laut,
beliau mengatakan:
وَالطَّهُورُ ماؤُهُ ، الحِلُّ ميتتُهُ.
Bahwasanya
air tersebut suci, airnya suci dan halal bangkainya.
Yaitu hewan
air laut apabila menjadi bangkai, maka halal.
3⃣ Kemudian yang
ketiga و ماء النهر, air sungai, dan ini adalah ijma'
para ulama, bahwasanya air sungai adalah yang suci. Rasulullah صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ bersabda:
مَثَلُ الصَّلَوَاتِ الْخَمْسِ كَمَثَلِ نَهَرٍ جَارٍ غَمْرٍ عَلَى بَابِ أَحَدِكُمْ يَغْتَسِلُ فيه كُلَّ يَوْمٍ خَمْسَ مَرَّاتٍ ». وَمَا يُبْقِى ذَلِكَ مِنَ الدَّرَنِ
Permisalan
sholat lima waktu adalah seperti sungai yang mengalir yang melimpah ruah airnya
di depan pintu seseorang diantara kalian, kemudian dia mandi setiap hari lima
waktu, maka apakah tersisa sedikit pun kotoran ? (HR Muslim)
Rasūlullāh
shallallāhu 'alayhi wa sallam memisalkan dengan air sungai yang digunakan untuk
bersuci.
4⃣ Kemudian yang
keempat مَاءُ الْبِئْرِ, air sumur. Dalam sebuah hadits yang
diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi, dimana Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa
sallam berwudhu dari air sumur Budho'ah dan tatkala Rasulullah ditanya, maka
beliau mengatakan الْمَاءُ لَا يُنَجِّسُهُ شَيْءٌ, bahwasanya air itu tidak menajiskan segala sesuatu
apapun.
5⃣ Kemudian yang
kelima, وَمَاءُ الْعَيْنِ, mata air yang maknanya sama dengan
air laut dan air sungai, maka hukumnya pun suci.
6⃣ Kemudian وَمَاءُ الثَّلْجِ air salju,
7⃣ Dan وَمَاءُ الْبَرَدِ dan air embun.
📖 Dalilnya adalah hadits Rasūlullāh
shallallāhu 'alayhi wa sallam dalam do'a iftitah, beliau berdo'a:
اللهم اغْسِلْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ
Ya Allāh,
cucilah dosa-dosaku dengan air salju dan air embun.
Demikian
yang bisa kami sampaikan.
Washshallallaahu
'alaa Nabiyyina Muhammadin wa 'alaa aalihi wa shahbihi wa sallim.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar